TV Analog digusur TV Digital

Kehadiran Televisi Siaran Digital (TV Digital) merupakan hal yang pasti terjadi. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri atau dihindari lagi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. TV Digital merupakan tuntutan global yang disebabkan perkembangan teknologi penyiaran dan teknologi informasi. Saat ini ( Oktober 2014 ) , seluruh negara di dunia sudah menerapkan TV Digital atau sedang dalam proses peralihan menuju teknologi yang lebih baru dan hemat sumber daya frekuensi ini.

digital-tv-multicasting
Saat ini Indonesia sendiri sedang berjalan ke arah penyiaran TV Digital yang berdasar pada teknologi DVB-T2. Memang pada awalnya Indonesia menerapkan teknologi DVB-T, namun karena loncatan teknologi demikina cepat, maka langkah untuk menggunakan teknologi baru diambil oleh Pemerintah Indonesia. Melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 05/PER/M.KOMINFO/2/2012 tentang Standar Penyiaran Televisi Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar (free-to-air) , Pemerintah Indonesia menetapkan DVB-T2 sebagai standar penyiaran TV Digital free-to-air di Indonesia.
Berdasar Peraturan Menteri Kominfo Nomor 22/PER/M.KOMINFO/11/2011 tentang Penyelenggaraan Televisi Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar (free-to-air) , maka selambat-lambatnya tahun 2012 TV Digital ini sudah dapat dinikmati.

Ada perbedaan yang demikian jelas antara TV Analog dengan TV Digital. Pada penyiaran yang analog, semakin jauh TV penerima, maka gambar dan suara akan makin jelek. Biasanya gambar akan makin buram, berbayang atau noise. Suara semakin banyak gangguan atau bercampur dengan suara suara lain. Pada TV Digital, hal ini tidak terjadi. Penyiaran TV Digital akan terus menerima gambar dan suara jernih sampai titik dimana sinyal tidak dapat diterima sama sekali.

Sky-Tv-Digital
Salah satu kelebihan TV Digital yang tidal ada pada TV Analog adalah adanya fasilitas interaktif dan dapat mengetahui jadual program tayangan melalui Electronic Program Guide (EPG). Disamping itu, siaran TV Digital akan lebih banyak 8 kali lipat dari pada TV Analog/
Rencananya pada tahun 2018, Indonesia akan melaksanakan Analog Switch Off (ASO) secara nasional, sehingga TV Analog akan tidak bersiaran pada tahun 2019. Namun dengan melihat perkembangan sampai dengan saat ini, rencana ASO 2018 belum tentu bisa dilaksanakan. Ada banyak penyebab, antara lain kesiapan penyelenggara penyiaran swasta dalam mengimplementasikan TV Digital ini.

Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

2 thoughts on “TV Analog digusur TV Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *