Tipe Data Referensi pada Java

Tipe Data Referensi ini hanya didapatkan di pemrograman berorientasi obyek. Dengan adanya Tipe Data Referensi ini, kita dapat membuat tipe data sesuai kebutuhan kita sendiri. Tipe ini adalah object dari class tertentu.Jenis ini dipergunakan untuk mereferensikan object atau class tertentu.

Contoh dari tipe referensi ini adalah String, Class, Interface, dan Array. Pada Java 5.0 keatas didefinisikan 2 tipe data baru, yaitu tipe Enumerisasi dan Anotasi.

Kalau pada tipe data Primitif nilai default-nya bisa bervariasi, maka pada tipe data referensi nilai defaultnya pasti null. Jadi akan lebih baik jika kita melakukan proses inisialisasi dulu sebelum menggunakan tipe ini.

Pada tipe data primitive didefinisikan oleh Java sendiri, sedangkan pada tipe data referensi didefinisikan sendiri oleh pengguna/ programmer atau istilahnya “user-defined”.

Ciri khas yang juga cukup menonjol dari tipe ini adalah kemampuannya menampung banyak nilai. Pada tipe data primitif , nilai yang bisa ditampung Cuma 1 saja. Perhatikan contoh berikut ini:
Tipe Primitif : 
  • int x = 9; (ada 1 nilai saja, yaitu angka 9)
  • char hurufku = “h”; (ada 1 nilai saja, yaitu huruf h)

Tipe Referensi : 
  • String tulisan = “Aku Belajar Java” (ada 16 nilai, termasuk spasi)
  • int[] daftar = { 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49 }; (ada 7 nilai bertipe integer)

Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

No comments yet Categories: Java

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *