Tipe Data Primitif pada Java

Menyambung postingan kemarin berjudul Tipe Data pada Java, berikut ini posting lanjutannya. Disini kita bahas tentang Tipe Data Primitif. Tipe data primitif adalah tipe data standar yang tidak diturunkan dari objek manapun.


Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sangat “disiplin” dalam penggunaan data. Dalam Java, tipe data tidak boleg dipandang remeh. Harus ditentukan sebuah nilai akan disimpan dalam tipe data apa. Contohnya untuk menyimpan gaji kita gunakan variabel yang bertipe Integral Long Integer, karena gaji berupa angka bulat tanpa pecahan dan ada kemungkinan besarnya lebih dari 127. Kalau cuma angka bulat tanpa pecahan dibawah 127 kita bisa pakai variabel yang bertipe Integral Short Integer atau Byte.

Tipe Boolean/Logika. Tipe ini cuma berisi dua kondisi yaitu true(benar) dan flase(salah). Jadi kita hanya boleh mengisi tipe data ini dengan kedua nilai tersebut. Kalau diisi dengan data lain, tidak valid.

Contoh : boolean x1 = true; boolean langganan=false;

Tipe Char/Karakter. Tipe ini boleh diisi satu karakter dari Unicode. Pada saat diisikan ke variabel, char harus berada dalam tanda petik tunggal.
Contoh : char jenis_kel = ‘p’; char langganan=’s’;

Tipe Bilangan Bulat (Byte, short int, dan Long int). Ada tiga bentuk yang bisa diisikan ke variabel bertipe numerik ini, yaitu decimal, heksadesimal, dan oktal. Tipe ini memiliki default nilai literal int, kecuali diberi akhiran L yang berarti bertipe long Byte memiliki rentang nilai antara -27 sampai 27 – 1 atau dari -128 sampai 127

Contoh1 : byte d=2; int desimal= 1598; int tipe_long=15000000L;
Contoh2 : int oktal=056; int heksa=0x2B6D;

Pada contoh1 diatas huruf L dibelakang angka 15000000, menandakan bahwa ini adalah tipe data Long integer.

Pada contoh2 diatas, angka 0 didepan 56 menandakan bahwa ini adalah angka oktal dan angka 0x (nol x) menandakan bahwa ini adalah angka heksadesimal.

Tipe Bilangan Pecahan (float dan double). Pada tipe bilangan pecahan ini, menggambarkan suatu bilangan hasil bagi. Tipe awal yang dipakai adalah double, kecuali kalau kita tentukan / tuliskan F dibelakang nilainya.

Contoh : double rata2 = 6.78E2; double hasil_bagi=6.78E-4;
 Pada saat dideklarasikan, Tipe Data Primitif sudah memiliki nilai awal secara otomatis. Nilai asli pada masing masing tipe seperti dibawah ini :
Tipe Data
Nilai asli (default)
boolean
false
char
‘u0000’ atau null
byte
0
short
0
int
0
long
0L
float
0.0F
double
0.0
Kalau String gimana? Kok belum dibahas? Apa tidak ada di Java? Sebenarnya String bukan Tipe Data Primitif. String sebenarnya adalah Class. Class itu apa? Bisa dilihat pada postingan yang lain. Pada intinya Class Sting ini mewaliki tipe data karakter yang bisa terdiri dari banyak karakter. Sama seperti Tipe Data Char, Class String ini juga harus ditulis diantara tanda petik tunggal.
Contoh : String  negara= “Indonesia” ; String judul = “Tipe Data Primitif”;

Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

3 comments Categories: Java

3 thoughts on “Tipe Data Primitif pada Java

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *