Struktur Dokumen HTML

Struktur atau bentuk umum dari sebuah dokumen HTML sebenarnya sangat sederhana. Berikut ini adalah struktur tersebut:
<html>
<head>
<title> Your title </title>
</head>
<body bgcolor=”#cccccc”>
Hello <b>World!!</b>
</body>
</html>
Pada dasarnya, struktur terdiri dari dua bagian, yaitu bagian head dan bagian body. Bagian head diawali dengan tag <head>dan diakhiri dengan tag </head>. Bagian body diawali dengan tag <body> dan diakhiri dengan tag </body>. Kedua bagian itu disatukan dengan tag <html> dan </html>.

Biasanya, bagian head isinya adalah tag <title>. Teks yang ditulis diantara tag <title> dan </title> akan muncul sebagai teks judul yang muncul di bagian atas website. Sedangkan tag <body> berisi konten dari website. Inti yang ditampilkan oleh browser ada dibagian body.

Di dalam tag biasanya ada atribut yang berfungsi menambahkan parameter atau nilai pada sebuah tag. Atribut dipasangkan pada tag pembuka /tag awal. Kalau atributnya lebih dari satu, maka antar atribut harus dipisahkan dengan spasi. Tidak ada aturan tentang urutannya atributnya, jadi boleh diletakkan duluan atau belakangan. Sedangkan isi / nilainya ditandai dengan simbol ”=”.

Perhatikan contoh berikut ini :
Hello <font face=”verdana” size=”12″ color=”green”>World!!</font>
Boleh pula dituliskan :
Hello <font size=”12″ color=”green” face=”verdana” >World!!</font>
Pada contoh diatas ada tiga atribut, yaitu face,size dan color dengan isi verdana,12, dan green.
Hasilnya:
Hello World!!
Struktur HTML ini akan berkembang dengan menambahkan tag tag yang lain, sesuai kebutuhan website itu sendiri. Sejalan dengan itu strukturnya akan semakin kompleks dan bervariasi, tapi sebenarnya itu hanya pengembangan dari struktur dasar ini.
Bagaimana menurut Anda? Bagi pengalamannya dong…..
Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

No comments yet Categories: HTML, PHP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *