Penipuan dalam Bisnis Toko Online Kembali Marak

Selama kurun waktu 10 Agustus 2015 sampai 10 September 2015 ini banyak muncul berita di media cetak tentang kembali maraknya penipuan online. Hal ini berdampak buruk bagi pelaku bisnis online yang benar benar jujur dan profesional. Yang lebih parah, hal ini berdampak buruk bagi nama baik Bangsa Indonesia. Kok nama baik bangsa dibawa – bawa? Ya , karena dengan maraknya penipuan dalam bisnis online di Indonesia, orang –orang luar negeri pelaku bisnis online, baik itu penjual atau pembeli, mengambil kesimpulan bahwa orang Indonesia adalah penipu. Seram kan?

Sungguh sangat disayangkan karena bisnis online ini sangat berpotensi menaikkan taraf hidup banyak orang di Indonesia sendiri. Banyak pihak yang diuntungkan dari bisnis online. Baik itu pelaku bisnis besar sampai pada pelaku UMKM yang melebarkan sayap menjualannya dengan mengandalkan bisnis online. Seperti saya sendiri yang mencoba membuat toko online buku komik koleksi di sebuah mal online.

Penipuan ini harus diwaspadai agar tidak menjadi berlarut larut. Cara yang cukup efektif adalah dengan mengenali penipuan lewat toko online. Salah satu ciri penipuan toko online ini adalah mengirimkan promosi toko online secara acak melalui SMS. Hati hati bila kita menerima SMS yang mempromosikan toko online dimana nomor pengirim tidak kita kenali. Biasanya yang ditawarkan adalah barang barang yang demikian murah sehingga menarik kita untuk mengunjungi link pada SMS tersebut.

Mereka mengirimkan 1000 lebih SMS dengan harapan minimal 100 atau 50 orang akan tertipu. Barang yang mereka tawarkan sering kali barang barang yang dikatakan black market , dll.

Ciri yang lain adalah tidak adanya alamat offline yang dicantumkan pada media toko online sehingga sulit untuk dilacak. Biasanya pemilik toko online yang profesional mencantumkan satu alamat rumah atau kantor. Walau tidak punya toko secara real, tapi sebagai tanda keseriusan, mereka pasang alamat.

Yang paling banyak adalah toko online menampilkan testimoni palsu. Testimoni sangat meyakinkan, bahkan lebih meyakinkan dari testimoni yang sebenarnya. Foto yang dicantumkan juga nggak jelas. Saya sendiri pernah menemukan foto saya yang dipakai untuk testimoni palsu. Padahal saya sama sekali belum pernah bertransaksi disana.

Banyak keanehan yang terdapat pada website mereka. Seperti, mereka tidak mencantumkan nomor rekening yang jelas pada website mereka. Kalau ditanya mengapa kejanggalan tersebut terjadi, mereka sering kali menjawab dengan nada yang keras dan kurang simpatik.

Ada seorang kenalan yang tertipu saat membeli kamera DLSR bermerk terkenal yang di toko dihargai 4 juta rupiah. Di toko online yang mengatakan berkedudukan di Batam , ditawarkan 3 juta rupiah dengan ongkos kirim 100 ribu rupiah. Setelah terjadi transfer uang, kenalan saya tadi di telepon oleh kontak toko online tersebut. Dikatakan orderan dicekal di bandara dan diminta tranfer lagi sebanyak 500 ribu rupiah yang akan ditranfer balik dalam 5 menit. Dan akhirnya…. barang tidak pernah sampai tujuan. No hp yang biasa dipakai berkomunikasi langsung mati……

Itu salah satu modus penipuan lainnya adalah barang tetap dikirim tapi bukan barang yang dipesan oleh pembeli , melainkan barang lain. Atau barang yang sesuai dengan yang dipesan, tapi dalam kondisi rusak.

Untuk memastikan kita tidak tertipu, kita bisa pesan ke toko online yang terpercaya. Biasanya toko online ini berbentuk perusahaan resmi yang punya alamat kantor offline. Perusahaan yang begini biasanya mau menerima barang yang tidak sesuai tadi dan menggantinya dengan yang sesuai.

Tetap ber-transaksi online, tapi tingkatkanke hati-hatian.

Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

6 thoughts on “Penipuan dalam Bisnis Toko Online Kembali Marak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *