Nasi Saroja , makanan pertama saya di Manado
Belum sejam mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado, kami berempat sudah berjalan masuk ke sebuah warung di Jl Diponegoro kota Manado. 

Kami turun dari mobil hitam yang menjemput kami di bandara. Warung yang kami tuju sederhana saja, tidak ada yang istimewa. Namun ada satu hal yang membuatnya berbeda dan sangat istimewa yaitu menu yang sangat unik dan satu-satunya di Manado, yaitu Nasi Saroja. Walau disajikan dalam bangunan warung yang tidak terlalu luas, tetap saja ‘rasa’ istimewa kami rasakan nuansanya.

Hidangan unik dengan menu utama nasi berwarna kuning ini cukup memanjakan lidah. Lauk dari potongan daging, ikan cakalang dan tempe yang digoreng dengan sambal, sungguh menggugah selera. Taburan mie yang digoreng kering, makin menambah keunikan menu ini. Sebagai lauk utama, disajikan telur rebus berbumbu yang membuat nasi kuning makin nikmat. 

Rasanya gurih dan agak pedas. Kalau menurut lidah saya, agak mirip dengan nasi kebuli di Semarang. 

Ternyata banyak pengunjung baik dari Manado maupun dari luar Manado yang sudah merasakan nikmatnya kuliner yang satu ini, Tak kurang dari 50 artis terkenal ibukota dan 40 pejabat pemerintahan sejak jaman Pak Harto sampai Pak SBY yang sudah mencicipi rasa pedas dan gurihnya menu disini. 

Rugi kalau telah sampai di Manado tapi tidak mencoba makanan ini. Silakan coba 😀
Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

9 thoughts on “Nasi Saroja , makanan pertama saya di Manado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *