Mulailah Artikel dengan Mengapa?
Mendapat ide untuk blog itu susah untuk beberapa orang tertentu. Niat menulis sangat tinggi tapi kok ya gak tahu apa yang harus ditulis. Hal ini kebalikan dengan penulis blog ini, banyak hal atau ide menulis yang lewat setiap saat tapi jarang ditulis karena beberapa faktor. Faktor yang menjadi kambing hitam adalah : gak ada waktu. Padahal alasan sebenarnya adalah malas. 

Seperti yang disampaikan seorang Blogger tingkat dewa di salah satu stausnya di Facebook pagi ini [17/02/2014] yang mengatakan : 

Sudah dapat ide untuk menulis artikel esok pagi ?Jika belum mulailah dengan menggali sesuatu dengan pertanyaan:”Mengapa?”Misalnya:” Mengapa hampir setiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas?”
Jawabannya bisa menjadi artikel lho.Coba gali pertanyaan yang lain. Memang betul apa yang disampaikan beliau. Gak susah mencari ide untuk menuliskan artikel. Mulailah dengan hal –hal yang sederhana sehari-hari. Misalnya seperti diatas. Atau jika penulis blog adalah lulusan atau mahasiwa kimia bisa mulia dengan “Mengapa sabun berbuih?” atau “Mengapa obat batuk bikin ngantuk?”. Sederhana kan? Itu sekedar kejadian sehari-hari. 
Atau jika penulis blog seorang praktisi komputer, coba mulai dengan “Mengapa tombol Enter lebih panjang dari rombol yang lain?” Atau bisa pula mulia dengan “Mengapa saluran USB bisa di parallel sedang saluran HDMI tidak?” 
Sebenarnya masih banyak cara memulai sebuah artikel misalnya dengan pertanyaan siapa? Misalnya penulis blog adalah seorang pemerhati masalah social , bisa memulai artikel dengan “Siapa yang bertanggungjawab saat seorang pengendara motor terjatuh saat melintah jalan berlubang?” Atau “Siapa sebenarnya Usman dan Harun yang sangat dibenci Singapura?” 
Atau masih ada cara lain dengan dengan “kapan” lho. Misal penulis blog seorang ahli biologi, maka bisa dimulai dengan “(Sejak) Kapan semua jerapah berleher panjang?” atau “Kapan bakteri flu akan musnah dari muka bumi?”. Eemhhh bahkan ada ide lebih jauh dengan pertanyaan “mungkinkah”. Misalnya : “Mungkinkan menyilangkan durian dengan pisang?” .. hehehehehehe. 
Pertanyaan terakhir : “Kapan kita menganggap bikin arikel itu susah?” 
( Terinspirasi dengan status Facebook seorang Blogger senior ).
Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

12 thoughts on “Mulailah Artikel dengan Mengapa?

  1. susah konsistennya om, terkadang ngendap di kepala, banyak yang nyantol. ada beberapa yang sudah mulai tapi berakhir di draft, gak tuntas. mungkin sepertinya iyah itu, niatnya kurang dan faktor malas, hehe..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *