Digital

Jika ada yang menyebut kata “digital” , maka pikiran kita akan melayang pada sebuah alat yang canggih bernama komputer. Padahal kata tersebut tidak harus terkait dengan komputer saja. Coba kita lihat arti kata “digital” itu sendiri.

Digital

Ditinjau dari sejarahnya, digital berasal dari bahasa Yunani “digitus” yang jika diartikan dengan kamus bahasa Indonesia-Yunani berarti jari jari tangan. Hal ini terkait dengan jumlah jari tangan manusia yang berjumlah 10. Nilai tersebut dilambangkan dengan dua angka yaitu 0 dan 1. Dua angka tersebut melambangkan keadaan on dan off atau hidup dan mati. Dua keadaan inilh yang dikenal oleh konsep digital. Kalau tidak hidup (1) berarti mati (0). Dikemudian hari konsep ini dikenal dengan konsep bilangan biner.

Jika kata “digital” dihubungkan dengan komputer itu ada benarnya juga. Hal ini disebabkan semua komputer menggunakan bilangan biner sebagai dasar kerja dan dasar penyimpanan datanya.

Digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabila kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 bagian, yaitu 1 dan 0, oleh karena itu Digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (Binary Digit).

Peralatan canggih, seperti komputer, pada prosesornya memiliki serangkaian perhitungan biner yang rumit. Sebenarnya proses biner seperti saklar lampu, yang memiliki 2 keadaan, yaitu Off (0) dan On (1). Keadaan off dan on ini, jika dibentuk dalam suatu kombinasi yang rumit akan menghasilkan bentuk yang cukup canggih.

Binary

Sebenarnya konsep Digital ini sudah dikenal manusia sejak lama. Jauh sebelum orang mengenal komputer dan alat-alat elektronika, sistem digital telah ada sejak dahulu, tidak harus biner maupun elektronik. Contoh yang sangat jelas adalah konsep Yin dan Yang. Atau konsep Kode Morse yang menggunakan kode titik dan garis untuk mewakili karakter. Kode ini digunakan untuk mengirimkan pesan menggunakan suara, cahaya atau asap.

Konsep Digital dewasa ini biasanya dihubungkan dengan Data Digital, Komputer Digital, Elektronik Digital, Media Digital dan Signal Digital. Masing – masing hal tersebut akan coba ditampikan sebagai artikel pada website ini.

Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *