Desa Samiran, Ubud van Java di Lereng Merapi Merbabu

Keindahan panorama alam di desa Samiran yang terletak pada ketinggian 1.600 – 1.800 meter dari permukaan laut ini tak kalah dengan desa Ubud di Bali. Dengan suhu yang dingin sepanjang tahun antara 16˚ – 22˚ Celcius membuat desa ini menjadi tempat yang paling cocok untuk membersihkan segala rasa penat dan lelah yang bertumpuk karena aktifitas kita sehari-hari.

Paru-paru kita pasti juga akan merasa “bahagia” karena menghirup udara yang demikian segar dan bersih di desa yang terletak di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ini. Bayangkan saja, desa ini berbatasan langsung dengan Gunung Merapi di sisi utara desa dan Gunung Merbabu di sisi selatan desa. Itulah asal kata “Selo” (bahasa jawa) yang berarti celah. Celah diantara dua gunung paling terkenal di Jawa Tengah ini.

Samiran 5

Desa yang merupakan salah satu dari 10 desa di kawasan Penyangga Taman Nasional Gunung Merapi ini mempunyai banyak anugrah keindahan alam yang bisa kita nikmati. Selain keindahan suasana pedesaan yang tidak boleh kita lewatkan, keindahan panorama Gunung Merapi dan Merbabu merupakan pemandangan alam yang sayang jika tidak kita kunjungi.

Samiran 4 10475115_304848719694203_961995288_n

Suasana desa penuh dengan aneka jenis sayur seperti loncang, wortel, bunga kol, brokoli, sawi, labu, selada merah dan hijau di kebun-kebun sayur milik penduduk. Kita diperbolehkan memetik sendiri aneka sayur dan buah tadi. Pengalaman yang benar-benar sayang jika dilewatkan.

_AG71431

Banyak aktifitas yang bisa kita lakukan di Desa Wisata Terbaik ke-3 Se-Indonesia ini. (Ya betul, tidak salah baca, Desa Wisata Terbaik ke-3 Se-Indonesia.) Sekedar jalan-jalan di jalur pedesaan yang hijau dan udara bersih sampai dengan melakukan outbound bisa kita lakukan dalam rangka kegiatan refreshing di desa ini.

10784939_1521760934774544_279199751_n

Banyak jalur yang bisa kita ambil. Salah satu adalah jalur yang menuju ke Goa Raja yang ada di salah satu sisi desa. Konon tempat ini dipakai oleh Raja dan Ratu dari Kerajaan Surakarta untuk bersemedi. Sebelum kena longsor, goa ini membentuk jalur panjang hingga tembus ke Tuntang Salatiga. Di dalamnya kita akan merasa demikian tenang dikelilingi dinding batu yang selalu basah.

Goa Raja

Atau bagi yang tidak suka beraktifitas jalan, bisa melihat pemandangan gunung Merapi di Pos Pengamatan Gunung Merapi (Pos Pengamatan UGA Samiran) yang tidak jauh dari desa. Posisinya yang berada di puncak bukit membuat kita bisa menikmati keindahan alam di seluruh desa Samiran dan seluruh Kecamatan Selo, sekaligus melihat keagungan Gunung Merapi.

Puncak Gunung, desa-desa disekitar gunung, kebun-kebun warga sekitar, hingga kaki gunung Merapi yang terlihat jelas disini diiringi angin semilir sangat sulit dilupakan. Angin yang berhembus disinipun terasa unik, karena kadang dingin sekali kadang hangat. Untuk sampai di pos ini, kita harus berjalan melalui anak tangga unik yang dikirikanannya terbentang pemandangan yang sejuk dimata.

UGA

Suasana pedesaan makin bisa kita rasakan karena penduduk setempat menyediakan rumah- rumah mereka untuk tamu menginap. Disini kita dapat bersama dengan penduduk setempat untuk “merasakan” adat dan budaya lokal.

7fe7b768fe1411e1bfbf22000a1c91a7_7

13nyadran6

Di desa yang oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Mari Elka Pangestu, Yogyakarta, Sabtu, 23/11/2013) dinilai patut menjadi contoh bagi desa lain se-Indonesia ini, dapat kita temukan Kawasan Wisata New Selo. Di tempat ini, kita dapat bersantai dan menikmati keindahan berupa pemandangan alam yang terdapat disekitar lereng gunung. Jalur yang menuju kawasan ini dipenuhi kebun tempat budidaya tanaman hias khas pegunungan, tidak tampak adanya homestay atau penginapan. Banyak wisatawan dari daerah Surakarta, Magelang, dan Semarang menghabiskan waktu disini. Bahkan sekali waktu terlihat beberapa turis asing dari Eropa ataupun Asia yang berjalan-jalan disekitar kawasan ini.

Sekedar informasi saja, desa ini dikembangkan dengan konsep Community Based Tourism Development (Pengembangan Pariwisata Berbasis Kemasyarakatan ) yang dengan pasti melibatkan seluruh warganya untuk mendukung pariwisata di sana, sehingga keramahan penduduk setempat bisa kita rasakan demikian kental.

New Selo

Jangan lupa untuk sekedar merasakan sensasi tersendiri dengan mengikuti wisata perah susu sapi atau kambing disana. Atau bergabung dengan wisata ternak kelinci hias. Hal ini akan lebih menguatkan kenikmatan alam yang kita rasakan.
Oh… ya. Bagi yang suka menikmati wisata religi, disini juga ada sebuah pohon besar peninggalan Raja Surakarta , Pakubuono X. Uniknya pohon ini ada pas ditengah jalan. Tapi tetap rawat seperti biasa. Dahulu, ada bangunan milik Keraton Surakarta yang berdiri disini.

10808821_875541642479202_888138733_n

Penasaran seperti apa desa ini? Ayo datang saja kesana.

Sumber Gambar :
http://gpswisataindonesia(dot)blogspot(dot)com
https://www.google(dot)co(dot)id/maps/place
http://samiranindah(dot)blogspot(dot)com
http://beritaboyolalikita(dot)blogspot(dot)com
Dan sumber lain dari Internet

Artikel ini diikutkan pada “Lomba Blog Visit Jawa Tengah 2015 periode 1 Wisata Alam Jawa Tengah”

1 Banner Jan-Feb 2015

Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

12 thoughts on “Desa Samiran, Ubud van Java di Lereng Merapi Merbabu

  1. kelihatannya nyaman ya sekali ya Pak tempatnya….boleh juga untuk jadwal liburan berikutnya…..boleh dong Pak ditambah informasi rute perjalanannya……

  2. suasana desanya bikin ngiler pengen bikin rumah disitu!! <<<<padahal rumahnya juga di desa XD
    tapi beneran deh suasananya keliatan adem,,

  3. Saya yang lahir dan besar di Magelang, tidak jauh dari destinasi ini, kok bisa-bisanya ngga tau ya. Ihiks. Terima kasih informasinya, Pak. Menarik !

    Salam kenal .. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *