Cloud Storage, Sudah Perlukah?
Cloud Storege merupakan model penyimpanan data dimana data digital disimpan dalam beberapa server yang terhubung ke internet. Biasanya server server tersebut dikelola dan atau dimiliki oleh sebuah perusahaan. Perusahaan ini bertanggung jawab untuk menjaga data yang tersedia agar dapat tersimpan dengan baik dan mudah diakses oleh pemilik data/ file. Perusahaan in ada yang bersifat memberikan layanannya secara gratis ataupun berbayar.

Yang dibutuhkan untuk menyimpan atau mengakses kembali file-fel tersebut ada koneksi ke internet. Tanpa itu, maka file/ data kita tidak bisa diakses lagi. Hebatnya, penyimpanan model Cloud ini tidak memperdulikan hardware yang dipakai. Jadi bisa saja kita menyimpan data dengan PC dirumah, kemudian besoknya kita akses menggunakan HP atau tablet di sebuah mall. Dan lagi, media pemyimpanan ini juga lintas platform. Data yang disimpan dengan Tablet Android bisa diases dan diambil kembali dengan Apple ataupun Blackberry.
Pada tahun 1960, seorang ahli IT bernama Joseph Carl Robnett Licklider. Pemikiran awalnya disajikan oleh  Kurt Vonnegut dalam bukunya Sirens of Titan pada tahun 1959. Amazon Web Services sendiri baru memperkenalkan layanan penyimpanan cloud mereka pada tahun 2006 yang terkenal dengan nama AWS S3. Layanan ini telah memperoleh pengakuan luas dan diadopsi oleh banyak penyedia Layanan Cloud Storage yang muncul belakangan seperti SmugMug, Dropbox, dan Pinterest.

Beberapa produk layanan ini yang cukup terkenal adalah SmugMug, Dropbox, Amazon S3, Microsoft Azure Storage, OpenStack Swift, EMC Atmos, Hitachi Content Platform, OceanStore, dan VISI Cloud. Produk – produk tersebut diatas mulai menyita perhatian publik.

Yang jadi pertanyaan, perlukah kita menggunakan Cloud Storage? Bisa ya bisa tidak. Jika kita menggunakan gadget yang “miskin” storage tapi “kaya” koneksi internet seperti HP, Blackberrt, iPhone, iPad, atau bermacam tablet, maka Cloud Storage menjadi sebuah pilihan yang bijak. Tetapi kalau sebaliknya, bila kita “kaya” storage tapi “miskin” koneksi internet, maka sepertinya Cloud Storage bukan teknologi yang dibutuhkan.
Ada pula sebuah kondisi yang membuat teknologi Cloud Storage ini layak dipertimbangkan.  Jika kita sering “moving” dan kita takut kelupaan dimana kita menyimpan file atau data, maka adalah tepat jika kita mulai mempergunakan teknologi ini.
Bagaimana menurut Anda? Sudah perlukah?
Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

One thought on “Cloud Storage, Sudah Perlukah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *