Atribut File pada Linux

Banyak Sistem Operasi yang dipergunakan pada saat ini. Beberapa yang terkenal antara lain Microsoft Windows, Linux, dan Machintos. Yang tak kalah terkenal adalah Android yang fenomenal. Padahal sistem operasi ini merupakan “anak” dari Sistem Operasi Linux dan masih masih dalam golongan Linux.

Salah satu tugas dari sekian banyak yang harus dikerjakan oleh Sistem Operasi adalah penanganan file atau yang lebih sering disebut Manajemen File. Setiap sistem Operasi menangani file dengan banyak cara antara lain dengan memberikan atribut yang mempunyai arti dan fungsi tersendiri.

Dalam manajemen file, setiap Sistem Operasi mempunyai sistem atribusi yang berbeda- beda, namun pada dasarnya di linux mempunyai atribut seperti berikut ini:

  • Nama: Nama berkas simbolik ini adalah informasi satu-satunya yang disimpan dalam format yang dapat dibaca oleh pengguna. Dari sisi manusia, hanya ini yang terlihat secara kasat mata.
  • Indentifiers: Merupakan tanda unik yang biasanya merupakan sebuah angka yang berguna untuk mengenali berkas didalam sebuah berkas atau direktori. Identifiers tidak dapat dibaca oleh pengguna.
  • Tipe: Informasi ini diperlukan untuk sistem-sistem yang mendukung tipe berbeda (misal: .tar.gz pada kompresi, .txt pada dokumen text ).
  • Lokasi: Informasi ini adalah sebuah penunjuk pada sebuah device tersebut(misal: harddisk, UFD(usb flashdisk), floppy, DVD rom dll).
  • Ukuran: Ukuran dari sebuah berkas (dalam bytes, words, atau, blocks) dan mungkin ukuran maksimum dalam atribut juga.
  • Permission : Informasi yang menentukan siapa yang dapat melakukan read, write, execute, dan lainnya.
  • Waktu dan identifikasi pengguna : informasi ini dapat disimpan untuk pembuatan berkas, modifikasi terakhir, dan penggunaan terakhir. Data-data ini dapat berguna untuk proteksi, keamanan, dan monitoring pengggunaan.
  • Inode adalah Informasi yang mengidentifikasikan suatu file secara unik. Inode mengidentifikasikan lokasi tempat file disimpan, dan karakteristik dari file tersebut. (owner, date, dsb); tetapi nama file tidak disimpan sebagai bagian dari inode. Informasi yang disimpan dalam inode antara lain Izin Akses File (File Permission)
Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *