Angkutan Umum Kota Manado yang Unik
Setelah semalam istirahat di kawasan Jalan P. Tendean Kota Manado di sekitar Manado Town Square, tibalah saatnya untuk beraktifitas seminar. Udara cerah semalam, membuat saya bisa beristirahatan dengan nyaman. Hotel yang dekat dengan pantai, menambah suasana malam tadi semakin nyaman untuk melepas lelah setelah perjalanan Semarang – Jakarta – Manado.

Untuk menuju tempat acara seminar yang saya tuju, disarankan naik angkutan umum kota, karena memang jarak antara hotel tempat saya menginal tidak terlalu jauh ke Hotel Lion (tempat seminar). Bahkan , kalau tidak tergesa bisa jalan kaki. Karena belum tahu sejauh apa jarak yang harus ditempuh, akhirnya kami sepakat untuk naik angkutan umum saja.


Dari pengalamam naik angkutam umum di Kota Manado inilah kami tahu satu keunikan yang hanya ada di Kota Manado ini. Angkutan umum disini, semua kursi penumpang menghadap kedepan. Di kota- kota lain , kursi penumpang menghadap ke samping dan penumpang saling berhadapan muka. Disamping itu, yang istimewa adalah angkutan disini dilengkapi sarana musik dan TV LCD. Suara musiknya sangat terkesan.  Fasilitas Wifi bagi penumpangpun sudah disediakan. Sepertinya fasilitas ini merupakan hasil kerjasama pihak pemilik angkutan dengan Pemerintah Kota Manado.

Pada saat selesai acara seminar, waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 wita. Suasana sudah gelap. Malam ini kami juga ketahui satu lagi keunikan angkutan kota manado, yaitu pemasangan lampu warna-warna di hampir semua bagian angkutan umum ini. Ada lampu yang dipasang di ban depan, kaca depan, body samping, kolong mobil, bahkan di dalam ruang penumpang. Warnanya pun bermacam- macam. Ada yang biru, putih, hijau, ungu, merah, dan kuning. Sangat meriah. 

Mungkin kalau kami tinggal lebih lama, kami akan menemukan keunikan lainnya. Sayang sekali kami hanya 3 hari di Kota Manado.
Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

4 thoughts on “Angkutan Umum Kota Manado yang Unik

  1. Wah, waktu saya merantau di Sukabumi, angkot-angkotnya juga seperti ini pak, ada LCD-nya, gedhe lagi… sound system-nya juga full mantap… benar-benar angkot rasa diskotik… hehehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *