Amankah Situs Belanja Online Anda?

Pertanyaan ini sepertinya sederhana, namun jawabannya mampu membuat perbedaan yang cukup besar. Jawabannya bisa membuat sebuah situs belanja menjadi makin dipercaya oleh pelanggannya. Dilain pihak mampu membuat sebuah situs belanja online dan perusahaan dibelakangnya gulung tikar dalam waktu singkat.

Situs Belanja online yang tidak aman bisa sangat merugikan pihak pelanggan. Kenapa? Karena jika data pelanggan tersebut dicuri, data itu akan dimanfaatkan oleh pihak lain yang tidak berhak. Biasanya akibatnya akan sangat buruk untuk pelanggan itu sendiri. Itulah sebabnya pihak perusahaan dibalik situs belanja online memandang keamanan data pelanggan adalah suatu hal yang sangat serius. Semua prosedur keamanan akan dilalui utuk memastikan keamanannya.

Ancaman terhadap e-Commerce harus disikapi secara serius. Tidak boleh dianggap remeh. Begitu pula dengan penanganan terhadap website yang telah berhasil direntas. Harus segera dilakukan forensi digital. Harus segera diketahui permasalahannya dan dicari solusi untuk menghilangkan permasalahan tersebut.

Boleh saja pihak pemilik situs membantah situsnya pernah “diobok-obok” oleh black hacker, tapi perentasan tersebut harus dilaporakn ke pihak pemerintah (dalam hal ini Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah). Atau bisa pula langsung ditangani sendiri, dan yang melaporkan hasilnya pada pemerintah agar ada tindakan hukum yang bisa membuat jera para perentas tersebut.

Baru saja (sekitar Bulan Desember 2014) diisukan bahwa salah satu situs belanja di Indonesia direntas. Benar atau tidak, penulis tidak tahu. Yang jelas berita ini harus memicu kesadaran pemilik bisnis online atau pelanggan belanja online untuk selalu memperhatikan sisi keamanan proses belanja online.

Perentasan biasanya dipicu oleh beberapa hal. Alasan paling jelas adalah uang. Perestas bisa saja mengganti nomor rekening yang dipergunakan oleh penjual dengan nomor rekening milik sang perusak ini, sehingga uang yang seharusnya diterima oleh penjual, malah mengalir ke rekening si penjahat digital ini. Alasan lain adalah untuk mencuri data milik pelanggan (misalnya alamat email , nomor telepon, atau alamat rumah) . Jika data pelanggan ini bisa diperoleh , data ini juga bernilai uang. Banyak pihak yang mau membelinya dengan harga yang cukup tinggi.

Pertanyaannya, Amankah Situs Belanja Online Anda?

Please like & share:

About

> Governance Officer > Blogger from Semarang, Indonesia > (Pingin Jadi) Writer > Lecturer

7 thoughts on “Amankah Situs Belanja Online Anda?

  1. Mantap pak isi postingannya.
    Sekarang emang rawan hacking. Jadi keamanan web sangat perlu diperhatikan. Saya dulu pernah kena hacking tapi cepat saya atasin.

    Salam kenal
    Arif Fajar Kurniawan

  2. sering dgr soal ini mas… Yg aku agak kuatirin sih Kartu kredit yg srg disalahgunain sehabis kita belnja di situs tertentu.. Duh itu bikin marah -__-. Masalahnya sehabis blnja di situs belanj yg lumayan besar di Indo loh… Jadi rada kapok… CC jd harus diblok, trs ganti kartu baru, dan ngurus masalah tagihan gelapnya itu juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *